BERIKUT INI ADA BEBERAPA CARA KESIAPAN SISWA SMPN 16 BOGOR MENGHADAPI UJIAN NASIONAL
I. Penguasaan Materi Pembelajaran Untuk menguasai materi pembelajaran siswa hendaknya sudah menguasai semua materi yang diajarkan oleh guru sesuai dengan standar kompetensi lulusan dalam kurikulum yang berlaku. Siwsa juga sudah menguasai semua materi yang diajarkan oleh guru pada mata pelajaran yang diujikan secara nasional. Siswa mesti menggunakan waktu secara efektif dan efisien untuk belajar mata pelajaran yang akan diujikan secara nasional.Yang lebih penting lagi siswa harus disiplin terhadap waktu belajar yang telah direncanakan. Guru mempunyai peran penting dalam membantu siswa menguasai mata pelajaran. Peran yang harus dilakukan guru antara lain:
(1) mengajar dengan baik dan menuntaskan materi pembelajaran;
(2) membangun proses pembelajaran yang efektif dan efisien;
(3) menyelenggarakan program pengajaran perbaikan bagi siswa yang belum menguasai kompetensi;
(4) melnyelenggarakan program pengayaan;
(5) melakukan penilaian hasil belajar secara berkesinambungan untuk memanhtau proses,kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas secara obyektif, transparan, dan akuntabel Konselor/Guru Bimbingan dan Konseling di sekolah mempunyai peran dalam membantu siswa menghadapi ujian nasional melalui layanan konseling. Peran yang harus dilakukan oleh konselor antara lain :
(1) memotivasi siswa dalam belajar ;
(2) memberikan kiat cara belajar yang efektif dan efisien;
(3) menanamkan rasa percaya diri akan keberhasilan menghadapi ujian nasional;
(4) mensugesti optimistic siswa akan keberhasilan menghadapi ujian nasional;
(5) menghilangkan rasa cemas dan takut menghadapi ujian nasional;
(6) menanamkan disiplin dalam belajar; (7) keterampilan belajar;
(8) menghilangkan pesimistis siswa dalam menghadapi ujian nasional; dan sebagainya..
II. Meningkatkan Rasa Percaya Diri Kepercayaan diri pribadi adalah suatu yang ingin dimiliki lebih banyak oleh sebagian besar orang, tetapi itu hanyalah masalah membangkitkannya. Bagaimana kita bisa lebih percaya diri? Psikolog dan ahli terapi setuju bila saja pil kepercayaan diri ditemukan, dunia akan menjadi tempat yang jauh lebih menyenangkan dan mereka segera akan kehilangan pekerjaan. Namun,pil kepercayaan diri masih belum diproduksi. Lalu kemana kita harus berpaling menopang kepercayaan diri kita? Pada dasarnya,kita harus berpaling ke dalam diri kita untuk menopang dan mengembangkan bidang dasar yang memerlukan perhatian. Pada dasarnya, kepercayaan diri adalah kombinasi pikiran dan perasaan yang berarti, saya senang kepada diri sendiri dan berpikir bahwa saya orang yang berguna. Di sekolah, siswa yang percaya diri umumnya merasa positif dan kompeten serta menggunakan dua kualitas ini untuk melakukan kegiatan belajar dengan baik, pada waktunya dan barangkali dengan bersemangat. Menjadi percaya diri mungkin kelihatannya sulit sekali, terutama untuk orang yang pesimistis, tetapi sikap yang dipegang mengenai diri sendiri bisa diperbaiki. Kunci sukses menghadapi ujian nasional adalah membangun rasa percaya diiri akan keberhasilan dengan cara menghilangkan rasa cemas. Rasa cemas merupakan musuh nomor satu dalam menghadapi ujian nasional yang harus segera dihilangkan. Kunci sukses menghadapi ujian nasional adalah memerangi rasa takut dengan keyakinan dan menghadapi kenyataan. Kita akan menjadi percaya diri, penuh rasa kemenangan, dan keberhasilan. Oleh sebab itu janganlah kuatir tentang apa yang akan dihadapi dalam ujian nasional, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginannya kepada Allah dalam doa dan permohonan agar sukses dalam menghadapi ujian nasional dan dengan ucapan syukur. Siswa di dalam belajar harus meningkatkan rasa percaya diri akan keberhasilan,yang ditunjukkan dengan sikap dan perilaku sebagai berikut. Mengetahui apa yang anda hasilkan dari belajar Memahami apa yang anda lakukan untuk dapat sukses dalam Ujian Nasional Memahami kegiatan anda dalam belajar untuk mencapai sukses belajar. Menghindari semua perbuatan yang berlebihan sehingga mengabaikan kegiatan belajar. Memahami semua seni perilaku belajar yang wajar dengan ketat dan penuh kesadaran. Membuktikan kemampuan anda dengan fakta yang dapat menjelaskan berbagai sudut pandang yang berbeda melalui berbagai jenis ujian. Berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan tugas belajar. Merencanakan tujuan dan memelihara komitmen dalam pencapaian tujuan belajar. Rasa percaya diri akan keberhasilan membantu menciptakan perasaan tenang dan menghilangkan kecemasan dan ketakutan. Keyakinan akan kemampuan diri sendiri menghilangkan kecemasan dan ketakutan. Rasa percaya diri akan keberhasilan menjadi kunci sukses dalam menghadapi UN. Rasa percaya diri akan tercapai, jika mampu menguasai keraguan yang merayapi dirinya akan keberhasilan dalam menghadapi ujian nasional. Keraguan merupakan pengganggu yang membuat kita kehilangan kesempatan memperoleh hal-hal yang baik karena kita ragu-ragu mencoba untuk meraihnya. Mensugesti diri dengan menyatakan optimistik akan keberhasilan keinginan dan maksudnya dengan nada yang meyakinkan tanpa menunjukkan keraguan dalam menghadapi Ujian Nasional. Misalnya : Saya pasti lulus! Saya pasti befrhasil ! Saya pasti nilainya tinggi!
III. Meningkatkan Konsentrasi Belajar Membina kekuatan konsentrasi hamper sama dengan mengembangkan dan menguatkan otot tubuh. Namun, siswa akan mampu meningkatkan konsentrasi tanpa mengeluarkan keringat. Ini lebih merupakan masalah latihan yang dingin, tenang dan sungguh-sungguh. Proses dasar dalam mengembangkan kekuatan konsentrasi adalah dengan melakukan tugas mental yang lebih sulit secara bertahap. Tugas ini harus memerlukan periode konsentrasi yang lebih keras dan lebih lama. Sementara menjalankannya, berilah diri sendiri hadiah untuk peningkatan pada rentang konsentrasi. Untuk meningkatkan konsentrasi belajar dalam menghadapi Ujian Nasional, siswa dituntut mampu menunjukkan perilaku sebagai berikut. Menyiapkan daftar tugas konsentrasi yang biasa dihadapi dalam kegiatan belajar dan dalam menghadapi Ujian Nasional. Mengikuti rangkaian kegiatan secara perlahan sehingga dapat menyerap setiap langkah secara mental. Mengulangi mengucapkan setiap langkah keras-keras untuk membantu menanamkan informasi tersebut ke dalam ingatan. Mengajukan pertanyaan untuk menjelaskan setiap yang dipelajari atau keraguan. Pada akhir rangkaian kegiatan, mencoba mengulangi seluruh petunjuk.Perbaiki kesalahan. Sewaktu menjalankan petunjuk, ulangi langkah-langkah tersebut sementara anda berjalan untuk lebih menanamkannya di dalam ingatan anda, dan ingatan yang kuat diperlukan.
IV. Mengembangkan Disiplin Diri Dalam Belajar
Disiplin diri sangat penting untuk berhasil dalam belajar menghadapi ujian nasional. Disiplin diri memungkinkan siswa memperoleh kepuasan dan mendapatkan pujian yang sepantasnya dan mungkin menaikan prestasi belajar. Selain kemajuan belajar, disiplin diri dapat juga meningkatkan kehidupan pribadi lebih sehat dan berkembang. Pada hakikatnya, disiplin diri merupakan atribusi penting yang dapat memajukan banyak aspek kehidupan siswa. Di sekolah, disiplin diri berarti siswa maju dengan pesat, belajar dengan lebih efektif dan hasil bisa diandalkan. Menjadi disiplin diri adalah tujuan yang ingin dicapai oleh sebagian besar siswa. Namun disiplin diri kerap merupakan suatu kualitas yang sukar dicapai. Mengapa? Karena,siswa mungkin harus belajar sejumlah perilaku yang baru dan sulit, seperti mengalahkan kebiasaan menunda. Untuk lebih disiplin diri siswa harus belajar cara untuk menjadi kurang perfeksionis atau belajar cara mengatasi ketakutan yang besar akan kegagalan. Ini merupakan kegiatan belajar yang menuntut kerja keras. Banyak cara yang dapat dilakukan siswa untuk mengembangkan disiplin dalam belajar, diantaranya adalah sebagai berikut. Menetapkan tujuan belajar. Memulai belajar. Mendefinisikan belajar. Mengatur belajar dengan membuat perencanaan yang baik. Membuat batas waktu belajar yang realistik. Menetapkan ganjaran untuk hasil belajar yang dicapai. Menghindari penundaan untuk belajar. Menulis rencana belajar harian setiap hari dan usahakan memulai dengan belajar yang benar-benar penting. Menaklukan ketakutan akan kegagalan dalam belajar Berusaha untuk tidak terlalu perfeksionis Terus belajar meskipun mendapat kritik yang tidak adil
V. Hidup Teratur Agar Berhasil Dalam Menghadapi Ujian Nasional Keberhasilan dalam semua bidang kehidupan,termasuk kehidupan dalam belajar, siswa harus bisa hidup teratur. Berhasil dalam belajar dan juga dalam ujian nasional pada dasarnya adalah masalah hidup teratur. Teratur dalam menjalani kegiatan belajar untuk mencapai cita-cita sukses belajar dan sukses dalam ujian nasional. Mulai sekarang siswa tentunya harus menjalani hidup yang teratur,khususnya dalam kegiatan belajar, apalagi dalam waktu dekat akan menghadapi ujian nasional yang merupakan salah satu syarat untuk dapat lulus dari sekolah/madrasah. Menjadi hidup teratur adalah suatu keterampilan yang akan membuat siswa lebih efektif dan efisien dalam belajar dan lebih puas dalam menjalani kehidupan. Hidup teratur dapat ditempuh dengan melakukan hal-hal sebagai berikut. Membuat dan menggunakan rencana harian untuk membuat daftar tugas-tugas yang harus diselesaikan dalam belajar dan menghadapi UN. Belajar menurut rencana harian setiap hari. Mengerjakan tugas-tugas belajar dengan baik dan penuh semangat. Memberi hadiah kepada diri sendiri untuk setiap pekerjaan yang telah diselesaikan Menilai keterampilan belajar dan kerja anda.
VI. Mengelola Waktu Belajar Secara Efektif dan Efisien
Menguasai waktu merupakan salah satu aspek paling penting untuk belajar efektif dan efisien. Siswa harus mengelola tugas-tugas belajar di sekolah dan di rumah, menangani tanggungjawab sebagai pelajar dan juga mengatur waktu santai yang memadai. Siswa harus mengusahakan agar waktu menjangkau semua fungsi dalam hidup, sehingga tujuan hidup dan tujuan belajar dapat diwujudkan. Menyesal sekali, waktu tidak dapat dihasilkan, ditambah, dihentikan, ataupun dibalikkan. Jarum jam terus berputar dengan keteraturan tanpa belas kasihan. Pertanyaan utamanya adalah, bagaimana siswa membuat agar waktulah yang bekerja untuk siswa? Agar siswa dapat mengelola waktu belajar secara efektif dan efisien, maka ia perlu melakukan beberapa cara seperti berikut. Belajar menurut rencana harian. Mencari cara yang memungkinkan anda bisa menggunakan secara produktif waktu yang semula tidak terpakai. Mulailah melakukan kegiatan belajar yang efektif. Latihan menempatkan diri anda pada posisi guru yang mengajar dan lihatlah diri anda dari perspektif mereka. Berbicaralah dengan teman yang lebih pandai dalam belajar dan cobalah strategi yang mereka gunakan untuk meningkatkan produktivitas dalam belajar. Perbaharui keterampilan belajar anda. Bersikap antusias terhadap belajar Belajar dengan sungguh-sungguh Belajarlah sesuai dengan rencana kegiatan belajar. Bersikaplah inovatif dalam belajar.
VII. Meningkatkan Produktivitas Belajar dalam menghadapi Ujian Nasional
Menjadi produktif adalah terpenting dalam hampir semua kegiatan belajar. Produktivitas berarti siswa mengerjakan apa yang diharapkan,dan menyelesaikan pekerjaan dalam belajar. Produktivitas merupakan salah satu unsur utama dalam kepuasan belajar. Dengan belajar keras dan mencapai tujuan yang siswa tetapkan, siswa merasa lebih puas pada penghujung akhir belajar, yaitu lulus dengan hasil yang baik dan memuaskan. Belajar menurut rencana harian. Mencari cara yang memungkinkan anda bisa menggunakan secara produktif waktu yang semula tidak terpakai. Mulailah melakukan kegiatan belajar yang efektif. Latihan menempatkan diri anda pada posisi guru yang mengajar dan lihatlah diri anda dari perspektif mereka. Berbicaralah dengan teman yang lebih pandai dalam belajar dan cobalah strategi yang mereka gunakan untuk meningkatkan produktivitas dalam belajar. Perbaharui keterampilan belajar anda. Bersikap antusias terhadap belajar. Belajar dengan sungguh-sungguh. Belajarlah sesuai dengan rencana kegiatan belajar. Bersikaplah inovatif dalam belajar.
VIII. Ketekunan Dalam Belajar Ketekunan belajar akan menghasilkan kekuatan yang menumbuhkan hasil dalam belajar. Tentuknan pondasi atau landasan, tanamkan pilar yang kuat, kerjakanlah jam demi jam, hari demi hari, dan majulah inci dedmi inci. Dedngan tetap tabah dan tekun akan mencapai keberhasilan. Ketekunan dalam belajar dapat diciptakan dengan melakukan beberapa hal, diantaranya adalah sebagai berikut. Kunci sukses dalam belajar adalah bertahan dan ketekunan,karena dengan demikian akan meningkatkan kekuatan dan kemampuan. Kunci sukses dalam belajar adalah tabah,tekun sebab akan memperkuat dan memperjelas suatu cita-cita yang dinamis. Kunci sukses dalam belajar adalah berani menanggung apapun untuk senantiasa bertekun dan tabah. Ketekunan dan ketabahan akan membawa kedaimaian dalm hidup. Daya tahan merupakan kekuatan yang menumbuhkan hasil yang gemilang. Upaya yang keras bermula dari ketekunan dan kerajinan. Ketekunan menguatakan yang lemah, dan memberikan peluang menuju peningkatan dalam mancapai tujuan belajar. Orang yang tekun akan memperkuat dirinya untuk mencapai suatu tujuan yang berharga (sukses belajar) dan tidak akan dikuasai oleh kecemasan dan frustasi Orang yang telah mengalami kegagalan sesungguhnya telah memperoleh banyak pengalaman dan pelajaran yang amat baik dan berharga dalam kehidupan.
Sumber www.abkin.org
Tidak ada komentar:
Posting Komentar